hampir dua tahun sudah semenjak terakhir menulis di sini. sekarang dua puluh lima dan kutip kisah lama seakan gelitik yang menghibur pada serpih waktu yang entah mengapa tiba-tiba terluangkan untuk menjenguk masa lampau meski barang sesaat.
dan dari semua itu, jutaan gugus alfabet yang terlantarkan. lalu kelip ingatan yang terbiar dan pelan-pelan buyar tanpa pernah tercatat dalam frasa. dan yang paling tentu, letup aksara yang masih saja berdiam dalam ruang-ruang tersembunyi—untuk menjadi entah, juga hal-hal yang tidak dimengerti.
pada akhirnya, dua puluh lima bagai kilas kegagalan dan kekhawatiran yang mungkin tidak pernah perlu. dua puluh lima secarik ragu antara membuka dan menutup. di antaranya menutup kemungkinan-kemungkinan terburuk dan belajar untuk tidak takluk pada ketakutan untuk menjadi apa-apa yang masih memeluk dalam sunyi—keping diri yang sejak awal (andai aku lebih cepat menyadari) selalu layak untuk dipeluk kembali.
rapuh dan kabut tebal. dari apa yang tertangguhkan, kembali belajar berbicara.
tidak apa.
semua akan baik-baik saja.
—
.
.
.
memutuskan untuk "menutup" ruang kecil yang sudah menjadi teman bicara yang sangat baik (terima kasih!) sejak pertengahan 2014 ini.
setidaknya untuk sementara, dan setidaknya masih terbuka untuk diri sendiri jikalau beberapa tahun dari sekarang rindu untuk menulis dalam bahasa indonesia (sekarang percakapan-percakapan translusen seperti ini lebih sering tertulis di jurnal fisik dalam bahasa inggris haha).
pertama kali menulis (di blog pertama sebelum ini) sejak 2009. dan selain banyak membantu sedikit lebih menemukan diri, entah mengapa juga menjadi arsip beberapa ingatan penting. (di luar topik, tapi salah satu goal setidaknya mulai pertengahan tahun depan adalah untuk benar-benar merapikan arsip kenangan pribadi. terlalu banyak yang tercecer bahkan belum bisa ditemukan karena zaman dulu teledor sekali, tapi untungnya sekarang sudah lebih baik dan selalu berusaha memperbaiki haha)
tapi di luar itu, "menutup" ruang kecil ini dengan harapan untuk membuka lagi.
sekali lagi, terima kasih dan sampai bertemu. :)