ia mengetuk pintu kepalaku
seperti angin yang menjengkalkan milimeter-milimeter kenangan bulan September.
aku pikir aku sudah lupa akan rasa;
namun nyatanya aku terambang oleh lamaran abjad dan aksara.
jemariku seperti menangkup ribuan bahasa.
dan lihatlah,
malam ini huruf-huruf berdansa.
September 19, 2015.