February 15, 2018

akhir-akhir ini, hujan datang rajin sekali.

Hujan di akhir Januari bisa jadi semacam petuah yang datang sembunyi-sembunyi. Hela dan henti, lalu ketukan pada peron aspal dan helm pengemudi.

"Kapan terakhir kau menanyakan kabar dirimu sendiri?"

Matamu sembab oleh ilusi perjalanan, namun kauyakin betul itu yang ingin ia sampaikan; atau otakmu telah rindu betul hingga ia mencoba untuk merekayasa segala abjad yang gagal tertranslasi di udara. Sedikit demi sedikit, kau semakin paham bahwa ketidakpahaman yang semula kaukhawatirkan tidak akan menjadi apa-apa; tidak ada yang pernah paham sejak semula, tidak ada yang tahu akan apa dan mengapa. Semua hanya menerka.

Kira-kira kapan lagi turun hujan? Kira-kira kapan lagi ia reda? Sudah berapa lama kita berpisah dari hari-hari bebas? Seberapa bisa kita merindukannya ketika kita sempat memakinya? Semua hanya mengira. Semua hanya menerka.

Aksara untuk kesekian kalinya tak mampu menjelaskan apa-apa.

15 Februari 2018.