aku begitu ingin menulis sajak baik, namun "maaf, apa adik punya uang? saya ingin pulang. saya habis kabur. saya habis kecopetan." sewaktu-waktu kita berlutut di jalan, lalu "makasih, bang." senyum, namun apa lanjutnya?
"sudah tiga tahun nggak ada guru matematika SMA." "murid-murid kita, capek-capek kita sekolahin sampai kelas 4, kelas 5, eh... berhenti, nikah." "dulu saya putus gak tamat SMK. nyesel ke depannya susah banget cari kerja."
.
.
.
"bingung sama itu anak. waktu itu ketemu di jalan. disuruh pulang nggak mau. nggak tahu maunya apa."
.
manusia sebatas lintas lalu yang tak perlu.
bukankah begitu?
.
6 Juni 2018.